Stadion Utama GBK Terpilih sebagai Terfavorit di ASEAN

Stadion Utama GBK Terpilih sebagai Terfavorit di ASEAN

Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta, Indonesia terpilih sebagai stadion terfavorit di Asia Tenggara atau negara-negara ASEAN versi Federasi Sepakbola Asia (AFC). SUGBK meraih total 58% suara, mengalahkan Stadion Nasional Bukit Jalil di Malaysia yang berada di urutan kedua dengan 19% suara. SUGBK juga mengalahkan tiga stadion lainnya, yaitu Stadion Australia di Sydney, Stadion My Dinh di Hanoi, dan Stadion Rajamangala di Bangkok.

“Stadion Utama Gelora Bung Karno terpilih sebagai stadion favorit di Asia Tenggara,” demikian pernyataan AFC sebagaimana dikutip dari laman resminya pada Jumat (8/5)

AFC menyebutkan, Stadion GBK merupakan stadion yang sangat menakjubkan dan salah satu ikon Indonesia serta merupakan salah satu venue olahraga paling unik. Salah satu kemegahan Stadion Gelora Bung Karno yang disorot AFC adalah atap ikonik GBK yang dikenal dengan julukan ‘temugelang’. Atap berbentuk oval dan menutupi seluruh tribun semakin mempercantik tampilan Stadion Utama GBK.

Baca Juga : Juara Liga Champions 7 Legendaris

Stadion Utama Gelora Bung Karno dibangun pertama kali pada 1962 untuk perhelatan Asian Games ke IV. Seiring berjalannya waktu, Stadion Utama GBK banyak melakukan renovasi. Paling akhir, stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu direnovasi pada 2018 menjelang Asian Games 2018. Kini GBK sudah sesuai dengan standar FIFA dalam aspek keamanan. Saat kondisi darurat, dalam waktu 15 menit, stadion sudah bisa kosong.

Setelah renovasi 2018, Stadion Utama GBK memiliki kapasitas tempat duduk 80.000. Selain itu, SUGBK juga diterangi lampu berkekuatan 3.500 lux, tiga kali lebih terang dari sebelumnya, tetapi 50% lebih hemat karena menggunakan LED, bukan lagi lampu konvensional. Sistem pencahayaan GBK, terintegrasi dengan sistem tata suara yang berkekuatan hingga 80.000 watt PMPO. Adapun permukaan lapangan berlapiskan rumput dari jenis terbaik, zoysia matrella. Dilengkapi juga alat penyiram otomatis hingga sistem drainase anti banjir.

Stadion ini telah menjadi tuan rumah Piala AFF 2002, 2004, 2008, Piala Asia 2007, Asian Games dan Asian Para Games 2018, dan Piala Asia U-19 2018. Selain untuk kegiatan olahraga, stadion ini juga bisa digunakan sebagai arena konser musik, acara keagamaan, hingga kegiatan politik berskala besar.

sumber : https://www.beritasatu.com

Related posts