Ferdian Paleka ketangkap dibandung

Ferdian Paleka. (Foto: Instagram @ferdianpalekawibisana)

Polrestabes Bandung menghentikan sementara penyaluran makanan dari pengunjung ke tahanan. Hal ini buntut perundungan yang dilakukan Youtuber Ferdian Paleka Cs.

Aksi bullying yang dilakukan terhadap tahanan Ferdian Paleka Cs viral di media sosial. Salah seorang tahanan berinisial GA, alias meminta dan mengalihkan ke akun media sosial facebook.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya dibeli, telepon gengam yang dibeli oleh GA alias Iges diseludupkan pembesuk melalui sajian makanan.

Ulung menerangkan, tahanan tidak boleh dibesuk sejak Covid-19 mewabah di Indonesia. Keluarga hanya dizinkan memberikan makanan ke tahanan.

“Polrestabes Bandung tidak menerima kunjungan yang diminta saat pandemi Covid-19 kecuali makanan. Mungkin ponsel diselipkan pada saat pemberian makanan kepada tahanan,” terang dia.

Karena itu agar kejadiannya Tidak terulang, Ulung meminta pengawasan di dalam Rutan. Dia pun tak lagi memperbolehkan tahanan membawa makanan dari luar.

“Dengan adanya seperti ini kita akan memperketat lagi. Pertama, tidak menerima kunjungan tamu siapa pun juga. Kedua tidak mau menerima makananan dari luar yang masuk ke dalam tahanan ini,” kata Ulung.

Youtuber Ferdian Paleka ditangkap polisi.

Pada rekaman video yang diterima Liputan6.com, terlihat kepala Ferdian Paleka sudah botak plontos. Penampilan pun tak lagi parlente seperti sedia kala. Dia hanya memakai celana dalam hitam.

Ferdian Paleka meminjam untuk melakukan squat jump. Salah satu di antara mengabadikan dengan kamera ponsel. Aksi Ferdian Paleka di halaman tahanan itupun ditonton lawan oleh semua tahanan.

“Kadie kadie, ningali kadie g bl k (di sini sini, lihat di sini),” ucap seorang pria meminta Ferdian Paleka menghadap kamera seperti yang dikutip Liputan6.com , Sabtu (9/5/2020).

Ferdian Paleka sendiri terus melompat jongkok sambil berhitung. “Delapan, sembilan, sepuluh,” kata Ferdian.

Tak sampai di situ, usai scout jump Ferdian Paleka meminta persetujuan adalah salah. Dia menerima kata-kata yang diucapkan oleh perekam video.

“Abdi jelema belegug kitu. Asa kumaha? Belegug beleug pisan henteu? (Saya orang bodoh. Jadi gimana? Bodoh bodoh banget enggak?)” Kata orang dalam video itu yang ditirukan Ferdian.

Belum selesai menirukan kalimat itu, dari Arah belakang, tiba-tiba badannya dipukul oleh salah satu tahanan. Ferdian Paleka pun meringis kesakitan. Ia bahkan tidak mau mendengarkan kata yang harus diucapkan sang perekam.

“Apa bang?” tanya Ferdian Paleka yang langsung dibalas perintah untuk push up.

“Olahraga deui, push up push up,” ujar perekam.

Related posts