Bukan Jason Bourne, 2 Mitos CIA Ini Mungkin Masih Dipercaya Orang

ilustrasi badan intelijen CIA

Jakarta Badan Intelijen Amerika Serikat atau Central Intelligence Agency (CIA), bagi sejumlah pihak, adalah salah satu agen mata-mata paling terkenal dan paling kontroversial di dunia.

Pada masa modern ini, mereka dikaitkan dengan sejumlah kontroversi, mulai dari yang dinamakan enhance interrogation (sebuah eufemisme untuk interogasi yang disertai penyiksaan), penangkapan dan penahanan ekstrayudisial (extrajudicial atau extraordinary rendition) hingga bentuk pelanggaran lainnya.

Namun, mereka juga salah satu agen intelijen yang paling disalahpahami. Banyak orang bingung tentang batas-batas otoritas CIA, dan apa yang sebenarnya mereka lakukan.

Kebingungan itu bertahan hingga bertahun-tahun lamanya, termasuk sampai saat ini, baik dikalangan warga Amerika sendiri (atau bahkan dunia) –yang mungkin disebabkan oleh bagaimana platform media massa populer (seperti film dan serial tv) menginterpretasikan kerja CIA.

Berikut beberapa mitos tentang CIA, yang mungkin masih dipercaya khalayak umum, dikutip dari Toptenz, Selasa (22/10/2019).

1. Bukan Intelijen yang Mengawasi Jutaan Penduduk AS

-Menikmati_Pemandangan_Kota_Manhattan_dari_Ketinggian-4
-Menikmati_Pemandangan_Kota_Manhattan_dari_Ketinggian-

Suasana Kota Manhattan dari ruangan observatorium di lantai 102 Gedung Empire State yang baru direnovasi di New York (10/10/2019). Dari lantai 102, pengunjung akan melihat pemandangan 360 derajat Kota New York. (AFP Photo/Drew Angerer)

Banyak orang yang mempercayai bahwa CIA ditugaskan untuk memonitor warga Amerika di dalam negeri. Sejatinya, pekerjaan itu adalah ranah Biro Investigasi Federal (FBI) yang dianggap sebagai lembaga penegak hukum dan intelijen domestik AS.

Dan, di tengah perkembangan pesan komunikasi digital, Badan Kriptografi dan Sandi Negara AS (NSA) adalah lembaga yang paling mungkin memata-matai warga Amerika di dalam negeri –dengan banyak laporan media mengindikasikan demikian.

Tugas utama CIA justru hanya mengumpulkan intelijen di luar negeri (foreign intelligence), terutama tentang aktor atau negara asing yang dapat menyebabkan kerusakan bagi AS.

Tapi, bukan berarti CIA sepenuhnya tak melakukan tugas tersebut. Bisa saja, mereka memata-matai individu AS yang mungkin bagian dari jaringan teroris asing. Tapi yang pasti, yang bukan bagian dari tugas utama mereka adalah melakukan spionase di dalam negeri.

2. Bukan Lembaga Penegakan Hukum

direktur cia gina haspel, presiden as donald trump, dan menlu as sekaligus eks direktur cia mike pompeo
direktur cia gina haspel, presiden as donald trump, dan menlu as sekaligus eks direktur cia mike pompeo

Gina Haspel (kiri) bersama dengan Presiden AS Donald Trump (tengah) dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo (kanan) dalam pelantikan direktur CIA (AP?Evan Vucci)
Direktur CIA Gina Haspel, Presiden AS Donald Trump, dan Menlu AS sekaligus eks-direktur CIA Mike Pompeo (AP Photo)
Meski ada beberapa laporan mengenai CIA yang melakukan penangkapan ekstrayudisial terhadap terduga teroris di negara asing pada era presidensi George W Bush, namun sejatinya, itu bukan tugas utama mereka. Dan oleh karenanya, peristiwa tersebut dianggap sebagai penyalahgunaan kekuasaan dan hukum internasional yang ekstrem.

Bahkan mereka tidak punya kewenangan untuk menangkap pengancam keamanan AS yang berada tepat di muka perbatasan Negeri Paman Sam, seperti Meksiko misalnya.

Penangkapan orang, atau dalam konteks yang lebih luas; penegakan hukum, merupakan ranah FBI.

Sebagian besar petugas CIA, setidaknya di daerah yang aman di mana mereka beroperasi di AS, bahkan tidak membawa senjata api dan jarang menemukan diri mereka dalam bahaya di tanah Amerika.

FBI justru yang memiliki kekuatan penegakan hukum, dan keduanya berbagi informasi, jadi itu tidak berarti CIA akan membiarkan Anda pergi begitu saja. Jika CIA menemukan informasi yang melanggar hukum saat meneliti aktor asing, mereka –meski tampaknya CIA lebih suka melakukan penangkapan ekstrayudisial– justru dimandatkan untuk menyerahkan urusan penegakan hukum kepada FBI.

Related posts