Berkaca dari 60 Orang Tinggalkan Tim Barnet, Eks Liverpool Minta Premier League Bantu Klub Kecil

Berkaca dari 60 Orang Tinggalkan Tim Barnet, Eks Liverpool Minta Premier League Bantu Klub Kecil

Mantan gelandang Liverpool, Jamie Redknapp meminta pengelola Premier League untuk membantu tim-tim kecil. Hal itu berlaku terutama untuk klub yang berada di luar jalur Premiership dan Championship Division.

Redknapp menganggap, efek penghentian kompetisi sebagai akibat pandemi virus Corona, membuat klub-klub kecil kelimpungan. Maklum, pendapatan terbesar mereka berasal dari tiket penonton.

Pendapat Redknapp berkaca dari apa yang terjadi dengan Barnet FC. Klub yang berasal dari Divisi Liga Nasional tersebut harus melepas 60 karyawan. Hal itu berlatar ketidakberdayaan mereka memenuhi salary per bulan.

Seperti diketahui, Inggris sudah memberlakukan penghentian terhadap kegiatan olah raga, termasuk sepak bola. Pemerintah sudah menyediakan dana talangan 330 juta pounds atau lebih dari Rp4,5 triliun. Sayang, dana itu tak merata, dan sebagian besar diperuntukkan bagi unit bisnis.

Oleh karena itu, Redknapp berharap Premier League bersedia memberikan bantuan finansial. “Bantuan Premier League dan beberapa klub besar sangat vital untuk tim-tim kecil. Jika itu dilakukan, klub-klub kecil akan tetap berjalan,” sebutnya, di SkySports.

Striker Everton, Wayne Rooney, berebut bola dengan bek Liverpool, Andrew Robertson, pada laga Premier League di Stadion Anfield, Minggu (10/12/2017). Laga bertajuk Derbi Merseyside itu berakhir imbang 1-1. (AP/Peter Byrne)
Striker Everton, Wayne Rooney, berebut bola dengan bek Liverpool, Andrew Robertson, pada laga Premier League di Stadion Anfield, Minggu (10/12/2017). Laga bertajuk Derbi Merseyside itu berakhir imbang 1-1. (AP/Peter Byrne)

Redknapp yakin, bantuan terhadap tim-tim kecil tak akan berpengaruh terhadap kinerja finansial Premier League dan klub-klub raksasa. Maklum, pendapatan mereka tak sekadar dari tiket, tapi juga ada sponsor dan pembagian hak siar televisi.

Usualan Redknapp diamini Manajer Milwall, Gary Rowett. Ia mengaku sudah mendapat banyak keluhan dari fans yang tetap ingin melihat pertandingan sepak bola setiap akhir pekan.

“Jika sampai benar-benar berhenti akan memukul dari sisi finansial klub, dan kesehatan mental fans. Jadi, dukungan keuangan sangat penting, dan keputusan terkait liga juga harus sejalan,” sebut Rowett.

Kini, Redknapp dan Rowett berharap otoritas Premier League bersedia memberikan donasi. Harapan mereka, situasi klub tak terkendala, dan selama penghentian liga, setiap tim tetap bisa merencanakan program.

Related posts