7 Kesalahan Orang tua Memarahi Anak

7 Kesalahan Orang tua Memarahi Anak

Masalah anak yang salah dapat memperbaiki anak-anak dengan baik. Namun, sulit membuat anak-anak yang kesulitan membuat kesulitan menjadi sulit untuk emosinya. Padahal, mendidik anak-anak dengan transisi yang berlebihan akan membuat anak-anak kesulitan mengatur dan bisa menjauh dari persaingan.

Oleh karena itu, agar bisa dimengerti apa saja yang bisa dilakukan saat memarahi anak, berikut adalah penjelasannya.

  • Memarahi anak di depan umum

Jangan pernah memarahi anak di depan umum! Kenapa Hal ini karena anak akan dipermalukan. Bahkan, memarahi anak di depan umum akan membuat dia percaya runtuh dan tak bisa mempercayai orangtuanya lagi. Jika sudah begini, anak akan merasa tidak nyaman untuk pergi bersama orangtuanya.

  • Terlalu sering membentak anak Tanpa sering sadari

, terlalu sering membentak anak akan mengubah anak menjadi orang yang tertutup, mudah diterima cemas dan trauma. Bahkan, bisa jadi anak akan belajar tentang menyalurkan rasa marah yang benar-benar dengan membentak orang lain. Jika sudah begini, transisi yang membutuhkan anak pun akan semakin sulit untuk dikontrol.

  • Mengeluarkan kata-kata kasar

Jika membentak anak saja tidak boleh dilakukan, dikeluarkan kalimat kasar. Percayalah, kompilasi mengeluarkan kalimat kasar untuk memarahi anak, itu sama artinya kamu sudah mengatakan itu untuk bicara kasar juga kepada orang lain. Ingatlah, apa yang membantah perbuat terhadap anak adalah contoh pertama yang akan ia lihat.

  • Melempar barang kompilasi marah

Apapun kesalahan yang dilakukan anak, jangan pernah melemparkan barang kepada anak Melempar barang di saat marah hanya akan membuat anak merasa tertekan dan trauma. Bukan tidak mungkin, anak akan tumbuh menjadi seorang penindas. Lagipula, melempar anak dengan barang akan membuatnya semakin jauh darimu.

  • Terlalu memojokkan anak

Jangan memojokkan anak atas kesalahan yang ia perbuat! Nasihatilah mereka dengan lembut, jelaskan berhasil apa yang telah ia perbuat lebih baik hal yang benar. Selain itu, jelaskan juga apa yang harus ia perbuat. Karena menjelaskan kesalahannya saja tanpa memecahkan hal yang akan menjadi sia-sia.

  • Tidak disukai adil

Jika memiliki anak lebih dari satu, berlakulah adil kepada mereka! Tak jarang kompilasi marah, sebaliknya membedakan cara mendidik anak-anaknya. Bila hal ini dibiarkan terus-menerus, jangan heran kalau anak-anak akan mudah merasa cemburu dan tidak suka saudaranya sendiri. Jadi bisa jadi menginstal Usia Dewasa, mereka masih menyimpan rasa cemburu tersebut.

  • ¬†Terlalu sering mengomel yang membuat anak menjadi stres Terlalu sering mengomel untuk anak tidak akan menyelesaikan masalah apa pun. Justru, anak akan semakin stres dan semakin bosan mendengar omelan dari orangtuanya. Bahkan, karena suka menghabiskan omelan orangtuanya ia tidak akan betah untuk berada di sekitar orangtuanya.

Bukan hal yang mudah untuk menjadi kesenangan yang baik. Bahkan, tak ada buku yang bisa membahas tentang orang tua yang sempurna. Namun, ingatlah anak adalah titipan Tuhan yang sangat berharga. Oleh karena itu, tolong mereka dengan segenap hati adalah tugas yang harus selalu diingat oleh orang tua.

sumber : popbela.com

Related posts