4 Gangguan Psikologis yang Sering Dialami Para Remaja

4-Gangguan-Psikologis-yang-Sering-Dialami-Para-Remaja-1.

HAlodoc,Jakarta – Kehidupan para remaja sekarang bisa di katakan seperti rollercoaster dengan emosi yang naik turun. Masa dewasa awal adalah periode yang ditandai oleh perubahan pada pertumbuhan fisik, mental, dan emosional.Kerentanan inilah yang menyebabkan risiko timbulnya gangguan kesehatan psikologis yang bisa berdampak pada kehidupan mental individu mendatang. Para remaja rentan dengan perubahan suasana hati, sehingga bisa jadi sulit untuk mengidentifikasi apakah itu gangguan psikologis ataupun perubahan mood normal.Simak uraian nya disini

4 Gangguan Psikologis yang Sering Dialami Para Remaja

 

Ini lah beberapa gangguan psikologis yang sering di alami oleh para remaja :

Depresi

Seperti halnya depresi pada orang dewasa, depresi remaja sering ditandai dengan kesedihan, kemarahan, dan kemurungan yang sama. Namun, tidak seperti pada orang dewasa, depresi remaja, ataupun anak muda lebih cenderung mengarah pada kemarahan, dan permusuhan ketimbang kesedihan. Sebenarnya ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan depresi. Namun, menurut para ahli faktor psikososial terkadang bisa menjadi penyumbang yang lebih dominan. Sebut saja status ekonomi keluarga yang rendah dan masalah pekerjaan atau keluarga bisa memicu perasaan tertekan yang lama-kelamaan menyebabkan depresi

Gejala-gejala depresi antara lain :

  • Labil, mudah tersinggung dan lebih sering marah-marah
  • Kemungkinan akan mengalami kelambatan pubertas
  • Kehilangan berat badan
  • Munculnya perilaku bunuh diri
  • Merasa murung, sedih, menangis tanpa sebab, menjadi sebal hati, mengurung diri di kamar, dan lebih banyak tidur
  • Prestasi sekolah terpengaruh
  • Putus asa atau menghindari kenyataan realitas dengan menggunakan NAPZA. misalnya ganja dan alkohol.
  • Tampak pucat, lelah dan tidak memancarkan kegembiraan dan kebugaran
  • sakit kepala, sakit lambung, kurang nafsu makan, dan kehilangan berat badan tanpa adanya
  • Ingin bunuh diri

 

Baca Juga : Pengertian Tentang Bipolar Disorder

Gangguan Kecemasan

Kecemasan bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan respon yang timbul pada setiap individu ketika menghadapi situasi menekan. Kecemasan dapat muncul sebagai akibat akumulasi dari frustasi, konflik, dan stres. Menurut beberapa penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa kecemasan lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.
gangguan kecemasan dapat menyebabkan gangguan kondisi psikis yang menimbulkan masalah produktivitas Individu yang mengalami kecemasan memiliki kecenderungan memiliki kondisi emosi yang negatif seperti kegelisahan, kekhawatiran, dan ketakutan. Kecemasan tidak selalu berdampak merugikan, karena pada dasarnya rasa cemas yang muncul dalam intensitas tidak berlebihan dapat berfungsi sebagai mekanisme kontrol terhadap diri untuk tetap mawas terhadap setiap peristiwa yang terjadi. Tetapi, apabila kecemasan yang dirasakan muncul secara berlebihan, akan menjadi sebuah gangguan dan hal itu dapat berdampak merugikan

Gangguan Makan

Gangguan makan seperti bulimia nervosa (bulimia), anorexia nervosa (anorexia), atau dysmorphia tubuh dapat memengaruhi sekitar 5 persen anak muda dan dapat menyebabkan komplikasi fisik yang serius.
reka yang mengidap jenis gangguan ini akan cenderung melakukan diet dan olahraga demi mempertahankan berat badan. Bulimia adalah gangguan di mana seseorang dapat makan berlebihan dan membersihkan makanan sesudahnya, sedangkan anoreksia memerlukan makan makanan dalam jumlah yang sangat kecil atau tidak makan sama sekali. Masalah kesehatan mental ini paling umum terjadi pada anak perempuan yang disebabkan karena tekanan sosial.

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

ADHD adalah salah satu kondisi gangguan psikologis yang lebih umum terjadi dan memengaruhi sekitar 8,6 persen remaja berusia 8 hingga 15 tahun. Gangguan ini ditandai dengan perhatian yang lebih pendek, impulsif, hiperaktif, dan disorganisasi. Anak muda yang mengidap gangguan ini akan lebih mudah bosan, gagal berkonsentrasi, bahkan untuk waktu yang singkat.

sumber : https://www.halodoc.com

Related posts