12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak

Penyebab kelopak mata bengkak bisa disebabkan oleh banyak hal. Mata yang bengkak akan memberi tampilan mata yang sembap dan membesar. Bengkak bisa muncul di kelopak bagian atas dan bawah.

Sebagian penyebab bengkak tidak berbahaya. Menangis misalnya, dapat menjadi penyebab kelopak mata bengkak yang umum terjadi. Namun, tak jarang masalah kecil seperti ini malah bisa berakhir serius. Jika bengkal di kelopak mata tak kunjung hilang, penting untuk segera tahu penyebab  bengkak dan memeriksakannya ke dokter.

Penyebab kelopak mata bengkak bisa dipicu oleh infeksi, kerusakan, alergi, atau gaya hidup tertentu. Mengetahui penyebab kelopak mata bengkak bisa menentukan keinginan yang tepat pula

  • Bintitan dan Chalazion

Bintitan (hordeolum) dan chalazion dapat menyebabkan bengkak pada mata. Kedua kondisi ini-sama menimbulkan gejala benjolan merah yang mengganjal mata, gatal, nyeri, bengkak. Mengalami infeksi. Sementara chalazion disebabkan oleh minyak di kelopak mata yang tersumbat seperti jerawat

  • Alergi

Jika mata gatal, merah, berair menyertai kelopak mata bengkak, penyebabnya bisa karena keresahan mata. Alergi di mata bisa disebabkan oleh debu, serbuk sari, dan alergen umum lainnya. Alergi adalah penyebab umum mata bengkak. Ini terjadi karena sel-sel pelindung di mata yang disebut sel mast, mengeluarkan protein imun yang disebut histamin untuk melawan alergen.

  • Kelelahan

Kelelahan bisa membuat kelopak mata terlihat bengkak. Retensi udara semalaman juga dapat mempengaruhi. Ini bisa membuat mereka terlihat bengkak dan bengkak di pagi hari, sebagian besar orang tidak tidur nyenyak. Sebuah studi menemukan bahwa kurang tidur dapat membuat mata bengkak. Ini juga dapat menyebabkan kantung mata, mata merah, dan lingkaran hitam di bawah mata.

  • konjungtivitis

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva mata, merupakan jaringan bening dan tipis yang melapisi kelopak mata dan bola mata. Konjungtivitis dapat memiliki gejala seperti rasa sakit, gatal, dan bengkak. Bentuk konjungtivitis yang paling umum adalah infeksi virus yang sembuh sendiri setelah 7-10 hari. Namun, infeksi bakteri juga dapat menyebabkan konjungtivitis

  • Selulitis orbita

Selulitis orbital adalah infeksi jauh di dalam jaringan kelopak mata. Ini dapat menyebar dengan cepat dan mudah. Selulitis orbital dapat menyebabkan oleh bakteri dalam bentuk infeksi yang menyerang daerah di sekitar tulang yang membentuk rongga mata. Orang dengan selulitis orbital mungkin memiliki mata bengkak dan kompilasi menggerakkan mata mereka ke depan dan belakang. Selulitis adalah infeksi serius yang memerlukan perawatan antibiotik.

  • Kuburan Peyakit

Penyakit Graves adalah kelainan endokrin yang menyebabkan tiroid yang terlalu aktif. Kondisi ini dapat menyebabkan tiroid secara seliru melepaskan untuk melawan infeksi yang tidak ada di mata. Antibodi yang dilepaskannya dapat menyebabkan pembengkakan dan cadangan pada mata.

  • Terlalu banyak natrium

Terlalu banyak natrium atau garam di dalam tubuh dapat menjadi penyebab kelopak mata bengkak. Sodium ekstra dapat membuat tubuh tahan udara. Kulit tipis di sekitar mata bahaya lebih tinggi dari bengkak. Hal ini menyebabkan pembengkakan di bawah mata atau di bawah kantong mata. Ini biasanya terjadi pada pagi hari setelah sebelumnya banyak mengonsumsi makanan asin.

  • Mononukleosis

Mononukleosis merupakan infeksi mata yang disebabkan oleh virus. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan mata dan penglihatan, termasuk pembengkakan di bawah mata. Ringkasan rasa, rasa sakit, pembengkakan, dan floaters.

  • Blefaritis

Blepharitis merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri di kelopak. Orang dengan blepharitis mungkin memiliki kelopak mata tertarikyak dan serpihan mirip ketombe di sekitar bulu mata mereka. Beberapa orang dengan blepharitis sembuh yang meradang dan terluka. Blepharitis adalah kondisi kronis yang tidak dapat disembuhkan. Penyembuhan penyakit ini hanya sebatas pada meringkankan penyembuhan.

  • Herpes mata

Herpes okular adalah infeksi virus herpes di dalam dan sekitar mata. Herpes mata paling sering terjadi pada anak. Herpes okuler bisa sangat mirip dengan konjungtivitis. Untuk mendiagnosis herpes, dokter perlu mengambil kultur mata untuk menerima virus.

  • Penggunaan kosmetik

Membuat produk dan perawatan kulit masuk ke mata, mereka dapat mengiritasi mata dan jaringan di sekitarnya. Ini bisa menjadi penyebab kelopak mata bengkak, merah, rasa terbakar, dan terluka. Jika rasa terbakar berlanjut atau memburuk, orang tersebut harus mengunjungi dokter mata.

  • Saluran air mata tersumbat

Membuat saluran air mata tersumbat, mata tidak bisa terintegrasi menguras mata udara. ini membawa rasa sakit dan kemerahan pada kelopak mata. Saluran air mata tersumbat bisa menyebabkan pembengkakan pada mata dan belekan. Saluran air mata yang tersumbat dapat digunakan. Jika sangat sakit, atau jika ada yang mengalami demam, mereka harus mencari

sumber: IDN TIMES

Related posts